Breaking News
Home / iseng / Tips Memilih Ponsel

Tips Memilih Ponsel

2012 merupakan tahun pertama saya berkenalan dengan Robot Hijau, Android. Kali pertama juga saya mengenal ponsel pintar. Telepon, kamera, catatan sederhana, permainan, bahkan internet berada dalam satu genggaman.

Euforia ketika diberi kesempatan untuk memilih sendiri ponsel. Tentunya dengan budget yang sudah dibatasi. Dua minggu. Yah, dua minggu saya lakukan riset kecil. Hanya untuk menentukan pilihan siapa “pacar” saya nanti 😝

Riset saya lakukan dengan berselancar di dunia maya. Bukan sekedar melihat katalog di tabloid atau iklan-iklan yang bertebaran. Bukan pula sekedar melihat “showroom” produk-produk unggulan milik brand ternama. Bahkan forum-forum diskusi komunitas pengguna ponsel seri tertentu saya selami.

Android, merupakan sistem operasi ponsel yang memberikan keleluasan kepada penggunanya untuk melakukan kustomisasi. Bebas. Benar-benar bebas. Bahkan bisa mengubah “jeroan” dari bawaan pabrik. Maka, ponsel dengan developer terbanyak pun saya cari. Hingga akhirnya jatuhlah pilihan saya kepada XXXXXXXXXXXXXXX. Ponsel dengan harga tertentu tetapi memiliki kualitas yang di atasnya.

Tak lama, saya bergabung dengan komunitas tersebut bukan hanya sebagai pendengar, tapi berkontribusi memberikan saran bahkan bantuan untuk “mengoprek” ponsel yang terkadang muncul celetukan, “Mas, ini buat Mas. Itung-itung buat beli batagor.”

Dalam hal memilih ponsel, sedikit tips yang biasa saya gunakan. Entah itu digunakan untuk pribadi atau memilihkan orang lain. Siapa tahu bisa bermanfaat untuk anda.

Batasi pilihan anda dengan menentukan NEED (kebutuhan) dan BUDGET.

NEED digunakan untuk memberikan batas bawah/ minimal yang harus anda cari. Semisal, hanya untuk telepon dan SMS. Atau keperluan yang sedikit penting untuk bisnis online. Dengan begitu anda bisa memilih fitur apa yang harus ada pada ponsel pilihan anda.

BUDGET digunakan untuk memberikan batas atas/ maksimal yang harus anda cari. Kalau budget hanya satu juta, pilihannya antara beli baru atau bekas (kalau mau). Budget di atas enam juta, pilihannya akan lebih banyak tergantung dari kebutuhan.

Dua pilihan itu yang penting. Faktor lain akan menyusul antara lain: MERK, SPESIFIKASI, UMUR, GARANSI, BONUS, bahkan GENGSI pun bisa dimasukkan ke dalam faktor-faktor tersebut.

Sekarang jika ada yang meminta, “Mas, carikan ponsel yang bagus dong.” | “Kebutuhan dan budget berapa?” | “Sembarang, yang penting bagus.” | “Ini, ambil aja yang ini,” sambil menunjukkan ponsel di atas dua digit juta. ” | “BUSET, mahal amat Mas.” | “Yaelah. Katanya minta yang bagus.” | “Bagus sih bagus. Tapi jangan yang mahal-mahal amat Mas.” | 😅

Rumah, 7 Agustus 2016

About darmaone

always unpredictable, and will be being like this

Check Also

“Qurban” tanda cinta

Eits..kata qurban bukan berasal dr kata “korban” loh ya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Tidak ingin ketinggalan  Goresan Tinta

terbaru kami?

 

Cantumkan Nomor WhatsApp anda di sini

BERLANGGANAN GRATIS

Channel Telegram