Breaking News
Home / Opini / .:: SPG dan Da’i ::.

.:: SPG dan Da’i ::.

“Mari Kak. Mampir sini dulu. Ndak beli ndak apa-apa. Lihat-lihat dulu saja.” 

Kira-kira nada seperti itulah tawaran SPG (Sales Promotion Girl) di stand-stand pameran komputer dan ponsel. Orang yang semula sekedar lewat jadi tertarik untuk mampir. Syukur-syukur keluar stand bawa sekantung plastik.

SPG merupakan sebagian kecil trik yang digunakan pemasar (marketer) guna menggaet calon pembeli. Entah nanti jadi beli atau tidak, minimal sudah tertarik untuk datang. Walaupun cenderung tertarik ke SPG nya bukan ke produk dagangan 😝 

Nah, dakwah itu mirip dengan pemasaran. Sama-sama berusaha menggaet calon pembeli. Toh dakwah berasal dari دعا يدعو yang berarti memanggil. Yang satu, SPG menggaet calon pembeli. Yang satunya, Da’i menggaet calon jamaah.

Jalur dakwah seperti SPG inilah yang (mungkin) lebih disukai masyarakat. “Isi” nomor dua. Yang penting “kemasan”nya nomor satu. Brand awareness yang utama. Sold product itu bonus. Semakin tinggi ratingnya, semakin tebal “amplop”nya. Ah. Dunia.

Tapi sayang, jika demikian ini diteruskan bisa berabe. Tulisan ini termasuk sentilan buat saya untuk tidak “bermacam-macam” dalam jalur dakwah. Alih-alih menyebarkan ilmu, ternyata ilmu “sesat” tak berbobot yang entah dasarnya dari mana. Mbah Yai Google mungkin 😥.

Tantangannya sekarang bagaimana menggaet bukan dengan “debat kusir” yang tak mau mengalah walaupun benar. Alih-alih “membeli” nanti justru “lari”. Masih bersyukur hanya “lari”, lha kalau sambil jerit-jerit mengatakan yang tidak-tidak kan malah repot.

Saya juga berada di jalur dakwah ini. Berdakwah untuk menggunakan jasa DarmaOne Tour. Dan juga berdakwah untuk tetap produktif “menggoreskan tinta” ahay.

Rumah, 1 Juli 2016

Tulisan ini merupakan lanjutan dari https://segorestinta.org/darmaone/brand-awareness-vs-sold-product/

About darmaone

always unpredictable, and will be being like this

Check Also

Ramadhan ala perantau

  Sayup-sayup suara tilawah dari speaker masjid saling bersahutan dan langit senja yang mulai menguning …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Tidak ingin ketinggalan  Goresan Tinta

terbaru kami?

 

Cantumkan Nomor WhatsApp anda di sini

BERLANGGANAN GRATIS

Channel Telegram