Breaking News
Home / iseng / .:: Sendiri di Kereta ::.

.:: Sendiri di Kereta ::.

Ah, salahku sendiri memilih duduk di sini. Memang nyaman sih karena berdekatan dengan jendela sehingga ku dapat menyandarkan kepalaku padanya. Tapi adanya pasangan yang duduk depanku ini yang salah. Sejoli muda yang mengumbar kemesraan di depanku.

Ku buang pandanganku ke luar jendela. Tapi mau tak mau pantulan bayangan mereka terpampang jelas di kaca jendela. Saling menggenggan tangan. Jari – jemari saling merajut erat.

Sang lelaki memandang mesra kekasihnya. Tak berkedip. Merasa malu, dibuangnya wajah sang lelaki ke arah berlawanan. Gemas dibuatnya, kembali ia memandang sambil mencolek pipi sang kekasih. Ish. Ku pejamkan mataku. Berharap segera sampai tujuan.

Kereta melaju kencang, membelah pematang sawah di kegelapan. Titik cahaya lampu rumah terlihat jarang di kejauhan. Purnama menggantung di kelamnya malam.

Tuk! Ujung sepatuku terasa terantuk kaki seseorang. Perlahan ku buka mataku. Berkas cahaya lampu kereta menusuk tajam bola mataku.

Ku lihat sejoli depanku terlihat lebih tenang. Sang kekasih menggelayut manja di samping sang lelaki. Memeluk lengannya erat seperti guling dan menyandarkan kepala di pundaknya. Tidur.

Ish. Ku pejamkan sekali lagi mataku. Bismika Allahumma ahya wa bismika aamuut. Sambil ku genggam tanganku sendiri. Merajut jari – jemari. Membuat kehangatan dalam dinginnya malam.

Prambanan Ekspres Yogya – Solo, 24 Mei 2016
———————————————————————

“MasDar, apa maksudmu menulis beginian?”

“Hahaha, karena topik ini lebih digandrungi remaja sekarang”

About darmaone

always unpredictable, and will be being like this

Check Also

“Qurban” tanda cinta

Eits..kata qurban bukan berasal dr kata “korban” loh ya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Tidak ingin ketinggalan  Goresan Tinta

terbaru kami?

 

Cantumkan Nomor WhatsApp anda di sini

BERLANGGANAN GRATIS

Channel Telegram