Breaking News
Home / Curhat / Sarjana Pompa

Sarjana Pompa

“Wan, sarjana teknik mesin kan? Pompa di rumah rusak.”

Seumur-umur kuliah dulu, semua soal pompa based on paper. Mau menghitung debit kek, ketinggian minimal kek, Hukum Pascal kek, atau Hukum Bernoulli kek, semua hanya hitung-hitungan di atas kertas. Lhaa ini? Pompa beneran.

Biasanya ketika ada soal, hal pertama yang perlu dicari adalah spesifikasinya. Di sana akan tertera variabel-variabel yang dibutuhkan dalam perhitungan. Sedangkan untuk pompa ini memiliki spesifikasi sebagai berikut:

 

Shimizu JET 100 BIT

Daya Output Listrik : 100 Watt
Daya Input Start : 400 Watt
Daya Hisap : 11 meter (max)
Daya Dorong : 26 meter (max)
Total Head : 37 meter
Debit Air Max : 50 Liter / menit
Inlet : 1 inch
Outlet : 1 inch

Otomatis : Tidak

 

Uopooo iki. Meskipun tahu rinci spesifikasinya, masalahnya hanya satu: air ndak keluar. Meski kaya informasi mengenai variabel, jika tak digunakan ya sama saja useless. Shortcut, bawa ke bengkel, bayar 100 ribu, beres.

Setelah dilihat-lihat, sama saja. Dilap-lap, sama saja. Diangkat, jungkir balik, sama beratnya. Apa penyebabnya?

Sambungkan kabel ke sumber daya listrik, pompa bergetar. Pertanda tidak ada masalah kelistrikkan. Satu-satunya cara mengetahui lebih jauh ya tinggal dibongkar. Ini bagian yang menyenangkan. Membongkar. Entah bisa dirakit/dipasang ulang atau tidak. Entah nanti kelebihan sekrup atau tidak, masalah nanti. Yang penting bongkar dulu hohoho.

Sistem kelistrikkan no problem, maka kotak listrik tak perlu dibongkar. Body dibongkar. Bocor. Keluar semua air yang masih tersisa dalam pompa. Lap. Lap. Lap. Berharap dilap saja bisa “sembuh”. Efek nonton lap ajaib Doraemon.

Colokkan kembali sumber daya listriknya. Nnnnngggghhhhh. Pompa “ngeden”. Sama saja. Bukan lap ajaib. Cabut listrik.

Colokkan lagi. “Ngeden” lagi. Cabut listrik. Colokkan lagi. “Ngeden” lagi. Cabut listrik. Colokkan lagi. “Ngeden” lagi. Cabut listrik. Colokkan lagi. “Ngeden” lagi. *garuk-garuk kepala. Cabut listrik.

Colokkan lagi. Blade (tahu kipas angin? Ini bagian yang menyebabkan angin berhembus ketika berputar) terlihat bergetar. Seakan ada yang “menghambat” putarannya. Cabut listrik.

Coba putar-putar blade pakai tangan. Bergeming. Ada yang nyangkut. AHA! Ini dia penyebabnya. Ambil obeng. Putar-putar pakai obeng. *klethus. Terputar.

Colokkan listrik. Wuuuuiiiinngggggggg. Berputar. *lompat-lompat kegirangan. Sarung melorot.

Pasang body kembali. Kembalikan ke posisi pompa dengan pipa sumur. Colokkan listrik. Grojok grojok grojok. Cuurrrrr.

Sarjana pompa

About darmaone

always unpredictable, and will be being like this

Check Also

Ur Keyboard Ur Weapon

Sebagian besar dari kita pasti sudah jengah dengan “perang keyboard” yang terjadi di linimasa media …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Tidak ingin ketinggalan  Goresan Tinta

terbaru kami?

 

Cantumkan Nomor WhatsApp anda di sini

BERLANGGANAN GRATIS

Channel Telegram