Breaking News
Home / iseng / .:: Pesantren Bukan Hanya Sekolah Berasrama ::.

.:: Pesantren Bukan Hanya Sekolah Berasrama ::.

konon, pesantren terkenal dengan stereotype yg melekat: kumuh, kolot, kemproh, dan lain sebagainya, pokoknya yg jelek2 yg berbau “ndeso2”. walaupun, sejarah membuktikan bahwa pada abad ke-19, berkat kegigihan dan keistiqomahan para kyai dengan pendidikan pesantrennya, mampu mempertahankan kedaulatan, serta mengusir para penjajah.

ditarik lebih jauh benang sejarahnya. model pendidikan pesantren yang mempertemukan murid dengan gurunya langsung, mempelajari satu kitab, mengkaji kata demi kata, kalimat demi kalimat, dan menafsirkan ke bahasa yang mudah dimengerti, bertransformasi. semenjak jaman Sultan Salim mengadopsi model pendidikan Barat, dengan mengakuisisi ilmu-ilmu umum, maka berjayalah ia. dan klimaksnya adalah jaman Ottoman di Turki sana.

Nah, sekarang siapa yang masih belum mengenal kehidupan pesantren?
Pesantren, tiba-tiba menjadi booming. terlebih ketika terbit novel “Negeri 5 Menara”, bahkan dijadikan film layar lebar. banyak orang tua yang pada akhirnya menyantrikan anaknya ke pesantren. tak hanya itu, sekolah-sekolah pun menerapkan model pendidikan Boarding School, Islam Terpadu, dan yang sejenis.

Muncullah pesantren modern, transformasi dari pesantren salaf yang mengikuti perkembangan jaman. kurikulum diknas dan depag di”jejal”kan ke dalam kurikulum pesantren, dengan harapan lulusan pesantren dapat bersaing dengan murid-murid sekolah umum. orientasi pun berubah, dari yang belajar untuk menggali ilmu menjadi sebuah tuntutan untuk “lulus” ujian.

padahal, pesantren dan boarding school itu berbeda. walaupun pesantren jika diterjemahkan ke English menjadi Boarding School, tapi esensinya lain.

pesantren tak sama dengan “sekolah yang diasramakan”. dan poin utama yang membedakannya adalah adanya sosok Kyai. sebuah figur yang tak bisa ditemukan dalam boarding school, apalagi sekolah umum.

maka timbul sebuah pertanyaan dalam benak saya, akankah pesantren modern “luntur” ruh kepesantrenanannya? sebuah pertanyaan sederhana, yang memiliki “buntut” pertanyaan setelahnya

kemudian berlanjut dengan pendidikan – korupsi – pesantren

sebuah paparan menarik ketika ditampilkan Index Tingkat (bebas) Korupsi Dunia. tak usah ditanya Indonesia di urutan berapa, karena ternyata negara anda (*eh negara saya juga) berada di peringkat 3 digit.

yang menarik adalah di urutan ketiga, Finlandia. seketika saya jadi teringat sebuah artikel menarik tentang negara ini. Ia dinobatkan sebagai negara yang memiliki sistem pendidikan terbaik dunia. WOW!! pantas jika ia menyandang negara bebas korupsi ketiga, karena mereka berpendidikan, dalam artian sebenarnya. bukan hanya gelar yang tersemat di depan dan belakang nama,

mengapa dinobatkan sebagai negara dengan sistem pendidikan terbaik? dalam artikel dijelaskan panjang lebar, yang ringkasnya bahwa tak ada intervensi pemerintah dalam kebijakan pendidikan. dengan artian, tak ada kurikulum standar!!!

sekolah, bahkan guru dibebaskan memasang sendiri standarnya, mau dibawa ke mana putra bangsanya, berada di tangan para guru-gurunya. mereka pun tak perlu repot dikejar tanggungan harus menyampaikan materi “kejar deadline” karena harus sesuai dengan kurikulum yang merupakan “harga mati pendidikan”.

tak ada pula yang namanya evaluasi standar nasional, kecuali ketika anak berusia 16 tahun. bahkan uniknya, tingkat kelulusan mereka tidak mencapai 2%. emejing.

coba diamati, model pendidikan Finlandia bukankah mirip dengan model pendidikan pesantren?

*sebuah goresan yang tak sempat didiskusikan dengan narasumber sesi 1 dalam Seminar Pendidikan “Internasional” 28 Maret lalu, dengan alasan klasik “terbatasnya waktu”, dan menyebabkan keengganan saya untuk ikut di sesi berikutnya :p

Tulisan ini pernah dipublikasikan di halaman fb darmawan.rhs 30 Maret 2016

About darmaone

always unpredictable, and will be being like this

Check Also

“Qurban” tanda cinta

Eits..kata qurban bukan berasal dr kata “korban” loh ya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Tidak ingin ketinggalan  Goresan Tinta

terbaru kami?

 

Cantumkan Nomor WhatsApp anda di sini

BERLANGGANAN GRATIS

Channel Telegram