Breaking News
Home / Opini / Pencari Berita

Pencari Berita

Pencari berita akan selalu mencari berita dan mengupasnya tuntas. Ia punya satu figur yang bisa diberitakan, maka ia “telanjangi” orang tersebut. “Diperah” sampai tidak ada lagi yang bisa diperah. Minimal, komponen 5W1H sudah tercukupi.

Selama batas “pagar” tidak dilompati, aman. Kredibilitas terjaga. Nama baik tetap baik. Karena jika pagar dilompati, maka itu menempatkannya pada tingkatan di bawahnya. Tidak membedakan ia dengan pencari berita abal-abal yang hanya menggunakan berita sebagai “jebakan batman”.

Jika sumber berita sudah habis dikupas, tidak ada lagi yang bisa diperah, di mana-mana juga memberitakannya, maka ia beralih ke sumber berita yang lain. Jika tidak ada, ada “korek api” di tangannya. Tinggal menyulut satu sumbu, telusuri ke mana sumbu tersebut, dan BOOOM. Kebakaran. Berita baru. Jika ditelusuri bagaimana bisa terjadi kebakaran, tinggal dijawab, “Sumber kebakaran diperkirakan karena hubungan arus pendek.” Sama seperti kasus kebakaran yang lain. Toh masyarakat juga mafhum dan maklum.

About darmaone

always unpredictable, and will be being like this

Check Also

Ramadhan ala perantau

  Sayup-sayup suara tilawah dari speaker masjid saling bersahutan dan langit senja yang mulai menguning …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Tidak ingin ketinggalan  Goresan Tinta

terbaru kami?

 

Cantumkan Nomor WhatsApp anda di sini

BERLANGGANAN GRATIS

Channel Telegram