Breaking News
Home / iseng / Orang Gila

Orang Gila

Orang-orang “gila”. Mereka berangkat pagi buta dan baru pulang larut. Bahkan, matahari saja kalah rajin dengan mereka. Demi apa? Apa yang mereka cari? Seperti inikah hidup di kota?

Hal serupa pernah saya lihat di kota lain. Mereka tinggal di Solo tapi berprofesi di Yogya. Ada juga yang sebaliknya. Mereka tinggal di Yogya tapi berprofesi di Solo. Pastinya apa yang mereka cari adalah sama. Penghidupan.

“Melacurkan” tubuh mereka. Bukan hanya itu tapi juga waktu, tenaga, dan pikiran. Menjadi robot-robot yang berdaging.

Tapi, bukankah memang seharusnya demikian? Bangun pagi untuk meraup rejeki. Lebih dulu dari kokokan ayam jago. Khawatir agar rejeki tidak dipatok ayam lebih dulu?

*nb: Kosa kata “melacurkan” saya dapati dalam novel Supernova: Kesatria, Puteri, dan Bintang Jatuh yang sedang saya baca

About darmaone

always unpredictable, and will be being like this

Check Also

“Qurban” tanda cinta

Eits..kata qurban bukan berasal dr kata “korban” loh ya.

2 comments

  1. sandy adisutiyono

    Orang gilanya kemungkinan besar diperalat atau addicted dengan duniawi….
    Bila sudah tidak diperalat duniawai hidupnya akan lebih menghargai raga dan jiwanya

    Rejeki ga akan dipatuk ayam krn rejeki ayam dah ada yg ngatur ga akan ketukar dengan rejeki orang gila . Cmiiw

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Tidak ingin ketinggalan  Goresan Tinta

terbaru kami?

 

Cantumkan Nomor WhatsApp anda di sini

BERLANGGANAN GRATIS

Channel Telegram