Breaking News
Home / Nalar / Mesin Waktu

Mesin Waktu

Jika mesin waktu ada, maka berapa banyak dunia paralel yang akan tercipta karenanya?

Begitu banyak karya fiksi yang mengisahkan perjalanan waktu ini. Mulai dari laci meja Nobita dalam film animasi Doraemon hingga mobil Back to The Future. Dengan mengendarai mesin waktu tersebut, manusia mampu kembali ke masa lampau bahkan ke masa depan.

Perjalanan waktu dalam kisah-kisah tersebut terlihat mudah. Cukup dengan memasukkan tanggal dan tempat yang ingin dituju, PUFT. Tibalah ia di tempat dan waktu tersebut.

Tetapi yang menjadi garis besar pertanyaan, mungkinkah manusia mampu melakukan perjalanan waktu (time travel)? Jawabannya adalah MUNGKIN. Dan ini menjadi semakin LOGIS ketika adanya teori relativitas yang diusung oleh Einstein.

Stephen Hawking dalam salah satu film dokumenternya menjelaskan teori relativitas dan perjalanan waktu. Adanya massa suatu benda yang kerap kali dinotasikan dengan huruf m kecil dalam fisika, menyebabkan “pembelokan” ruang waktu (timespace).

Jika kita bergerak menuju lokasi yang memiliki gravitasi yang lebih tinggi maka waktu berjalan lebih lambat bagi kita dengan sudut pandang orang yang berada di lokasi semula. (Ingat teori relativitas!). Maka, jika kemudian kita kembali ke lokasi semula setelah menghabiskan beberapa waktu di lokasi bergravitasi lebih tinggi, kita “seakan” kembali ke masa lalu.

Mari kita masukkan angka agar lebih mudah dibayangkan. Misalkan satu jam di lokasi dengan gravitasi yang lebih tinggi sama dengan dua jam di lokasi biasa (gravitasi lebih rendah), maka ketika orang berada di lokasi bergravitasi lebih tinggi kembali ke yang lebih rendah berarti ia kembali ke masa satu jam yang lalu.

Sebuah film dengan genre sci-fi, Interstellar sangat baik mengilustrasikan teori ini. Teori perjalanan waktu. Walaupun mungkin bukan perjalanan waktu seperti yang kita kira sebelumnya, tapi demikian juga dapat dikatakan perjalanan waktu.

Menjadi pertanyaan selanjutnya, di manakah lokasi yang memiliki gravitasi tinggi? LUBANG HITAM (Blackhole). Bagaimana bisa? Baca tulisan saya tentang ini dengan judul Lubang Hitam

Sekarang, ada yang ingin melakukan perjalanan waktu? Lumayan bisa jadi obat anti aging. Hehehe

Rumah, 19 Agustus 2016

User Rating: Be the first one !

About darmaone

always unpredictable, and will be being like this

Check Also

“Qurban” tanda cinta

Eits..kata qurban bukan berasal dr kata “korban” loh ya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Tidak ingin ketinggalan  Goresan Tinta

terbaru kami?

 

Cantumkan Nomor WhatsApp anda di sini

BERLANGGANAN GRATIS

Channel Telegram