Breaking News
Home / Kajian / .:: “Meramal” Awal Ramadhan ::.

.:: “Meramal” Awal Ramadhan ::.

“MasDar, puasanya kapan?” Ku lihat kalender, tanggal merah lebarannya kapan, lalu dikurangi sebulan. Prakiraan puasanya di tanggal tersebut. Itu dulu. Cuma mengandalkan kalender di handphone.

“MasDar, besok puasanya bareng ndak?” Pertanyaan pun berkembang. Kalau gini tak cukup hanya melihat kalender tapi juga secara astronomis (ciee gaya dikit :p ).

Sederhananya begini, Indonesia terbagi menjadi dua kubu perbedaan awal dan akhir Ramadhan: Pemerintah dan Muhammadiyah. Pemerintah perlu menunggu hasil sidang isbat sedangkan Muhammadiyah sudah mengumumkan (mostly) sebulan sebelumnya. Masalahnya adalah kita tidak bisa memastikan hasil sidang isbatnya sehingga entah puasa bersamaan atau tidak.

Maka, mari kita memprakirakan hasil sidangnya. Kuncinya ada pada kriteria awal bulan masing-masing kubu. Pemerintah > 2° sedangkan Muhammadiyah > 0°. Kemudian tinggal dicari info mengenai posisi hilal. Untuk tahun ini, hilal setinggi 4°. Sekarang gantian ku tanya, “Besok puasanya bareng ndak? Hehe.”

Jika ingin menerapkan terlihat “beneran” hilalnya dulu untuk menetapkan awal dan akhir bulan, maka silahkan lihat pada gambar ini. Informasi lebih lengkap silahkan disimak di situs berikut:
1. Assalaam Observatory (www.assalaamobs.casa)
2. Club Astronomi Santri Assalaam (blogcasa.wordpress.com)
3. PakAR Fisika (pakarfisika.wordpress.com)

meramal ramadhan darmaoneFase bulan dihimpun menggunakan aplikasi SunMoonCal

Tulisan ini akan disambung. Jangan lupa BAGIKAN! Jangan biarkan ilmu berhenti pada diri ANDA! Wkwkwk

Rumah, 3 Juni 2016

About darmaone

always unpredictable, and will be being like this

Check Also

“Qurban” tanda cinta

Eits..kata qurban bukan berasal dr kata “korban” loh ya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Tidak ingin ketinggalan  Goresan Tinta

terbaru kami?

 

Cantumkan Nomor WhatsApp anda di sini

BERLANGGANAN GRATIS

Channel Telegram