Breaking News
Home / Kajian / .:: Mencari “Jawaban” ::.

.:: Mencari “Jawaban” ::.

Saya penasaran. Mengapa sholat harus menghadap Qiblat/Ka’bah? Bagaimana jika ada orang yang bertanya, “Apa bedanya muslim dengan yang lain? Toh ia malah menyembah “Kotak Hitam”,”

Pertanyaan ini membuat saya berimajinasi. Katakanlah Ka’bah “dicabut” dari tempatnya sedangkan sholat tidak harus menghadapnya. Saya membayangkan orang di masjid, mendirikan sholat tahiyyatul masjid awut-awutan. Ada yang menghadap Timur, Barat, dan sebagainya. Mungkin ada yang saling membelakangi, atau berhadap-hadapan.

Terlepas dari dalil naqli tentunya. Ah, jika pertanyaan saya ini terkesan meragukan Islam, maka saya perlu istighfar, ta’awudz, memohon hidayah, dan memperbarui syahadat.” Mungkin syetan sedang berbisik di telinga saya.

Membaca dialog dengan orang atheis membuat saya membayangkan, bagaimana jika saya berada di posisinya (yang ditanya oleh atheis)? Sanggupkah saya menjawabnya? Tentunya ia mengharapkan jawaban yang rasional, mungkin dengan analogi sederhana. Kalau saya salah memberi jawaban? Bukankah justru ia akan semakin “menjauh”? Ah, saya lupa. Bahwa hanya Dia yang dapat memberi hidayah, entah itu melalui tulisan saya atau orang lain.

Rumah, 31 Mei 2016

About darmaone

always unpredictable, and will be being like this

Check Also

“Qurban” tanda cinta

Eits..kata qurban bukan berasal dr kata “korban” loh ya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Tidak ingin ketinggalan  Goresan Tinta

terbaru kami?

 

Cantumkan Nomor WhatsApp anda di sini

BERLANGGANAN GRATIS

Channel Telegram