Breaking News
Home / Kajian / .:: Membayangkan Hilal Ramadhan ::.

.:: Membayangkan Hilal Ramadhan ::.

“Bisakah kita melihat hilal dengan ketinggian 4°?”

membayangkan hilal ramadhan darmaone

Atau sebelum itu, “Seberapa tinggi sih 4° itu?”. Sore tadi sempat ku potret sunset dari atap rumah (lihat foto). Tinggi matahari itu sekitar 7°. Bisa dibayangkan jika 4° berarti posisi matahari persis di belakang atap rumah. Posisi hilal Ramadhan kelak sedikit di atas-kiri dari matahari. Tetap saja masih tertutup atap.

Katakanlah, tidak ada atap tersebut atau berada di posisi yang lebih tinggi. Bisakah kita melihat hilal? Masih ingat foto bulan saya pagi ini (3 Juni)? Itu kondisi bulan dengan “ketebalan” (iluminasi) sekitar 6%, sangat mudah dilihat dengan mata telanjang. Tapi hilal esok hanya sekitar 0,3%?! Hanya mata terlatih “pemburu hilal” yang mampu melihatnya.

Mata biasa mungkin mustahil untuk melihat hilal ini. Bisakah dengan bantuan teleskop? Sepengetahuanku selama belajar ke Ustadz AR, prakteknya untuk di Indonesia hilal teramati di ketinggian 7° ke atas. Kurang dari itu perlu banyak berdoa hehe.

Lantas, bagaimana dengan awal Ramadhan esok? Bersamaankah?

Tulisan ini akan disambung lagi. Insya Allah hehe

RS. PKU, 3 Juni 2016
*jangan lupa LIKE and SHARE! Wkwkwkwk

About darmaone

always unpredictable, and will be being like this

Check Also

“Qurban” tanda cinta

Eits..kata qurban bukan berasal dr kata “korban” loh ya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Tidak ingin ketinggalan  Goresan Tinta

terbaru kami?

 

Cantumkan Nomor WhatsApp anda di sini

BERLANGGANAN GRATIS

Channel Telegram