Breaking News
Home / iseng / .:: Melayang (2) ::.

.:: Melayang (2) ::.

Berikut merupakan penggalan cerita kemarin yang “sengaja” tidak ku teruskan karena merasa seram sendiri.

_—_—_—_—_—_——_—_—_—_

Sekilas cerita sebelumnya:
Aku terbangun dalam kondisi tubuh MELAYANG! Dan BUKAN MIMPI?! Mencoba menyesuaikan diri dengan “kemampuan” terbang ini, ku telusuri seisi rumah dalam keadaan sepi. Ke luar rumah dan berusaha menggapai awan yang selama ini penasaran akan rasanya. Tapi tak sanggup. Kemampuan terbangku tak setinggi itu. Memyapu pemandangan sekeliling dan mendapati ada kerumunan orang di jalan besar.

“Ada keramaian apa di sana?” rasa penasaran menggugahku. Ku coba mendekati kerumunan. Dari kejauhan terdengar suara sirine meraung-raung. Entah polisi, ambulans, atau pemadam kebakaran tak bisa ku bedakan. Ku lihat ada sebuah sepeda motor tergeletak. “Rasanya ku kenal sepeda motor itu. Tapi bukannya di sampingnya itu….. Genangan darah?!”

Nafasku memburu. Jantungku berdegup kencang. Berusaha melihat lebih dekat. “Jangan-jangan….. ” Segera ku tepis pikiran negatifku. Ku menerobos kerumunan orang tanpa ada yang menyadari kehadiranku. Tanpa ada yang memperhatikan bahwa aku “melayang”.

Tampak seseorang terbujur kaku di dekat sepeda motor tadi. Jaket kulit menyelimuti tubuhnya. Tapi wajahnya tak terlihat jelas. Tersamarkan dengan darah yang membasahinya. Ku coba melihat lebih dekat sosok yang terbujur itu.

Tanpa ku sadari tubuhku terasa lebih ringan. Menghilang sedikit demi sedikit mulai dari ujung kaki ke atas. Sampai akhirnya ku mengenali sosok itu. Sosok yang berdarah dan terbujur kaku. Itu adalah……..

_—_—_—_—_—_—_—[—[—[—[

TAMAT

About darmaone

always unpredictable, and will be being like this

Check Also

“Qurban” tanda cinta

Eits..kata qurban bukan berasal dr kata “korban” loh ya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Tidak ingin ketinggalan  Goresan Tinta

terbaru kami?

 

Cantumkan Nomor WhatsApp anda di sini

BERLANGGANAN GRATIS

Channel Telegram