Breaking News
Home / Curhat / Me & Astronomi

Me & Astronomi

Semula, judulnya adalah “Me & CASA Astronomi”. Tapi ternyata di bagian judul ndak bisa diberi garis coret hehe. Tulisan ini mungkin merupakan “babak baru” antara saya dan astronomi.

Kata pepatah, “sudah tercebur sekalian basah”. Jika diingat-ingat kembali, tak ada kaitannya antara Teknik Mesin dengan Astronomi. Yang satu mempelajari penemuan manusia sedangkan yang lain ciptaan Sang Pencipta.

Memilih keluar dari Observatorium Assalaam menempatkanku pada cabang berikutnya, “Lanjut? Atau Simpan?” Jika lanjut, apakah kembali? Atau ke mana? Jika simpan, ya sudah, hanya menjadi kenangan yang bisa diceritakan kemudian hari.

Pilihan “kembali” ini agak susah, karena teringat “wejangan” dulu yakni “… Berada di sini itu yang dituntut adalah bekerja ikhlas”. Dan ah, “keikhlasan” mungkin bisa, tapi jika melengkapi kata “bekerja” itu menjadi tak cocok (buat saya) (masa itu) (dan kini).

Yah, bukan karena tidak cocok dengan suasana pesantren, hanya saja “keikhlasan” itu tak semudah mengetik di layar komputer. Jika hanya mengetik kata “ikhlas”, mudah sekali. Mau berlembar-lembar atau berbesar-besar pun mudah ku lakukan. Tapi untuk menerapkannya dalam pekerjaan?! Nei nei.

Maka, jika ada tawaran untuk kembali, “negosiasi” perlu dilakukan. Terkesan “jual mahal”, tapi bukankah realistisnya demikian? Hehe.

Sementara itu, astronomi ini tetap berjalan. Bukan lagi dengan bendera CASA maupun Assalaam Observatory seperti sebelumnya. Tapi dengan bendera “baru”. Bukan benar-benar baru, hanya bendera yang sempat “tergulung” dan tak “berkibar” sekian tahun lamanya.

Tiga minggu sudah, baru tiga minggu. Hasilnya sudah mulai terlihat. Hampir setiap hari ada pesan masuk.

“Kak, di Solo juga ada komunitas astro-nya tho?”

“Kak, basecampnya di mana?”

“Kak, boleh ikutan join g? Tapi saya masih SMA.”

Kak. Kak. Dan kak. Yang mayoritas berada di Solo Raya. Tapi ada juga pesan yang masuk dari luar propinsi sana.

“Kak, bisa isi pelatihan astronomi?”

Nah lhoh?! Baru tiga minggu. Belum genap sebulan. Tapi “gaungnya” sudah melebih CASA.

Saya ambil contoh kecil, sampai tulisan ini dibuat. “Pelanggan” postingan Solo Astro Club sudah melampaui CASA lhoh. Yah, tentunya triknya berbeda. Dan juga “pasar”nya berbeda.

Tapi uniknya adalah, “Tadz, cara ikutan Solo Astro Club bagaimana?” “Lhoh?! Lha terus CASA-nya gimana dong?!”

Lantas, bagaimana ini ke depannya? Satu bulan kayaknya cukup kan ya?

About darmaone

always unpredictable, and will be being like this

Check Also

Ur Keyboard Ur Weapon

Sebagian besar dari kita pasti sudah jengah dengan “perang keyboard” yang terjadi di linimasa media …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Tidak ingin ketinggalan  Goresan Tinta

terbaru kami?

 

Cantumkan Nomor WhatsApp anda di sini

BERLANGGANAN GRATIS

Channel Telegram