Breaking News
Home / Kajian / Kisah Yusuf Si Nabi Ganteng #21

Kisah Yusuf Si Nabi Ganteng #21

.:: Rasakan Sendiri ::.

“Belum tahu dia rasanya ditampar uang”. Kerap kali kita mudah mengomentari pemimpin yang mengubah pendiriannya sebelum dan setelah terpilih. Begitu juga kita kerap mencela orang lain yang tiba-tiba mengubah sikapnya setelah menjabat posisi tertentu.

Begitu ringannya lisan ini berkata. “Ih parah. Sekarang dia udah lupa.” “Yaiks. Emang enak ya menelan ludah sendiri?” Dan berbagai “sentilan” lain yang tak nyaman telinga ini mendengarnya. Benarlah ungkapan lidah lebih tajam dari pedang. Tusukannya lebih sakit, lebih dalam.

Padahal kita belum tahu apa yang kini ia lihat. Bisa jadi keputusannya sekarang justru lebih baik walaupun harus “menelan ludah” sendiri. Walaupun ia harus mengorbankan namanya, menjatuhkan martabatnya. Tapi memang, kita gelap mata. Masa bodoh dengan apa yang dilihatnya sekarang. Apa yang sudah terucap itu merupakan janji. Karena janji adalah hutang.

Namun, bisa jadi ia juga gelap mata. Karena sudah merasakan ditampar dengan uang. Lupa masa lalunya. Lupa dengan hutangnya. Ah susah memikirkan hal ini. Biarlah rasakan sendiri.

Penggalan kisah Yusuf Si Nabi Ganteng bagian 21 ini unik. Tersirat pada ayat ke 32, Zulaikha seakan mengatakan, “Tuh, rasakan sendiri. Betapa gantengnya Yusuf ini. Kalian saja begitu terpesona sampai tak sengaja mengiris jari kalian sendiri.”

Lidah ini begitu mudah mengomentari tindakan orang lain. Seakan posisinya sama dengan posisi kita. Seakan apa yang ia lihat sama dengan apa yang kita lihat. Lantas mengkritik, “Lhoh kok kayak gitu sih? Harusnya kan…….. ”

Seketika saya tersadar, ternyata tulisan ini untuk diriku sendiri. Menampar diri sendiri. Mengutuk lidah sendiri. Lidahku harimauku.

Rumah, 29 Juni 2016

About darmaone

always unpredictable, and will be being like this

Check Also

“Qurban” tanda cinta

Eits..kata qurban bukan berasal dr kata “korban” loh ya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Tidak ingin ketinggalan  Goresan Tinta

terbaru kami?

 

Cantumkan Nomor WhatsApp anda di sini

BERLANGGANAN GRATIS

Channel Telegram