Breaking News
Home / Kajian / Kisah Yusuf Si Nabi Ganteng #18

Kisah Yusuf Si Nabi Ganteng #18

.:: Katakan yang Benar Walaupun Pahit ::.

Penggalan QS Yusuf: 28-29 ini unik. Keputusan berat harus diambil oleh sang suami. Memilih antara sang istri atau Yusuf. Antara yang dicinta atau yang dipercaya.

Jika memilih Yusuf, berarti ia mengabaikan sang istri, yang dicinta, yang dikasihi, pasangannya sendiri. Dampaknya bisa sang istri ngambek, lantas dicuekin, didiemin, ndak dimasakin wkwkwk. Jika memilih sang istri, berarti ia mengabaikan kebenaran yang disaksikan pembantunya. Lunturlah kredibilitasnya.

Ingin rasanya menjatuhkan kesalahan kepada Yusuf. Toh pastinya Yusuf akan memahami posisi sang suami, karena Yusuf bukan pemuda “biasa”. Ia pasti paham juga posisi dirinya sebagai yang dibesarkan dan diasuh seperti anak sendiri. Walaupun sebenarnya bukan ia yang salah.

Tapi kebenaran tampak di depan mata. Saksi ada. Bukti juga ada. Logis. Nalar. Maka sang suami “harus” memilih yang benar. Walaupun itu pahit. Akan menyakiti sang istri dan menjadikan ia dicuekin, didiemin, dan ndak dimasakin wkwkwk.

Sekarang kita ambil cermin dan tanyakan pada bayangan kita, “Can we?”

Bengkel motor Solo, 18 Juni 2016

About darmaone

always unpredictable, and will be being like this

Check Also

“Qurban” tanda cinta

Eits..kata qurban bukan berasal dr kata “korban” loh ya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Tidak ingin ketinggalan  Goresan Tinta

terbaru kami?

 

Cantumkan Nomor WhatsApp anda di sini

BERLANGGANAN GRATIS

Channel Telegram