Breaking News
Home / iseng / Gerbong Kereta

Gerbong Kereta

Ada segerombolan mahasiswi sedang berdiskusi seru dalam gerbong kereta. Mereka meributkan kapan sebaiknya kembali dari Solo menuju Jogja. Yah, aku dan mereka dalam satu gerbong yang sama, gerbong kereta menuju Solo beserta belasan orang lain yang satupun tak ku kenal. Termasuk gerombolan mahasiswi tadi.

Aku terdiam. Duduk di pojokan. Asyik dengan ponsel dan earphone di telinga. Jika earphone menggantung di telingaku, bagaimana bisa aku tahu mereka meributkan tentang sesuatu? Yah, apalagi kalau bukan suara mereka begitu ramai, mengisi seluruh gerbong. Bahkan menembus earphone. Merangsek masuk ke telingaku. Sedangkan mereka bertiga, duduk mengitariku.

Apa yang mereka ributkan sebenarnya jawabannya ada di ponselku. Sebuah jadwal kereta lokal Solo – Jogja PP. Lengkap dengan setiap jam keberangkatan dan kedatangan di masing-masing stasiun. Tinggal ku tunjukkan jadwal ini, maka sirnalah keributan itu.

“Mbak, saya punya jadwalnya lho kalau mau. Ada di ponsel saya.”

“Eh, beneran Mas?! Minta boleh?”

“Tak kirim via WA aja ya? Ada nomor WA?” Dan yah, begitulah caranya untuk mendapatkan nomor ponsel orang lain. Bahkan yang baru bertemu.

Tapi dialog tadi hanya ada di pikiranku. Aku  tetap terdiam. Asyik dengan earphoneku. Asyik dengan ponselku. Dan jemariku berlompatan. Mengetuk-ketuk layar. Membuat tulisan ini.

Prambanan Ekspres, 12 Agustus 2016

About darmaone

always unpredictable, and will be being like this

Check Also

“Qurban” tanda cinta

Eits..kata qurban bukan berasal dr kata “korban” loh ya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Tidak ingin ketinggalan  Goresan Tinta

terbaru kami?

 

Cantumkan Nomor WhatsApp anda di sini

BERLANGGANAN GRATIS

Channel Telegram