Breaking News
Home / iseng / Jika yang melamar aku adalah

Jika yang melamar aku adalah

Ada sebuah kisah di zaman sahabat. Kisah seorang sahabat yang jatuh cinta kepada seorang wanita di kota madinah. Sahabat tersebut bernama Salman Al-Farisi. Sahabat yang memiliki ide untuk membangun parit saat madinah diserang oleh tentara kafir makkah. Sahabat yang datang dari negeri yang jauh hanya untuk bisa bertemu dengan nabi terakhir, nabi Muhammad SAW.

Datanglah Salman Al-Farisi ke salah satu sahabat yang bernama Abu Dardar. Salman Al-Farisi bermaksud meminta tolong untuk membantunya melamar wanita yang dia cintai. Abu Dardar pun senang sekali karena bisa membantu salah satu sahabat nabi untuk menyempurnakan separuh agamanya. Salman dan Abu dardar pun mempersiapkan banyak hal untuk melamar sang wanita. Setelah persiapan selesai, mereka pun datang ke orang tua dari wanita yang dicintai oleh Salman Al-Farisi.

Di rumah sang wanita, Salman dan Abu Dardar pun bertemu dengan ayah dari wanita tersebut. Sang wanita hanya berdiam diri dibalik tirai mendengarkan apa yang dibicarakan oleh sang ayah, abu dardar, dan Salman Al-Farisi. Abu dardar pun menceritakan maksud dan tujuannya untuk membantu Salman Al-Farisi melamar sang anak. Di sana abu dardar mempromosikan Salman Al-Farisi dengan semua keistimewaan yang dimiliki oleh Salman Al-Farisi. Lalu, sang ayah pun bertanya kepada putrinya tentang lamaran yang diajukan oleh Salman Al-Farisi. Sang putri pun menjawab dengan santunnya “Jika yang melamar aku adalah abu dardar, maka jawabannya iya”. Salman yang mengerti maksud dari jawaban tersebut langsung bersyukur bahagia. Salman pun berkata kepada abu dardar “Wahai abu dardar, jika kamu ingin melamar sang wanita itu hari ini maka seluruh hadiah yang aku siapkan akan aku ikhlaskan untuk kamu melamar sang wanita”. Pernyataan yang sangat matang dan disertai dengan keikhlasan. Ikhlas untuk tidak menjadi penghalang bagi seseorang untuk menyempurnakan sebagian dari agamanya. Salman menunjukan sifat seorang kesatria yang tetap tegar dengan penolakan yang ia terima. Salman menunjukan sifat untuk tidak pernah memaksakan cinta.

 

Sumber : Acara Di Salah Satu Stasiun Televisi Nasional

Note : Jika ada kesalahan dan ketidak cocokan, mohon untuk dikoreksi.

About aji.achmad

Check Also

“Qurban” tanda cinta

Eits..kata qurban bukan berasal dr kata “korban” loh ya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Tidak ingin ketinggalan  Goresan Tinta

terbaru kami?

 

Cantumkan Nomor WhatsApp anda di sini

BERLANGGANAN GRATIS

Channel Telegram